Ketika Rani DA3 “Pamer Bojo” di Wisuda Tanri Abeng University
Penyanyi dangdut Rani Zamala, juara keempat D’Academy 3 sekaligus runner-up D’Academy Asia 2, tampil membawakan “Kopi Dangdut” dan “Pamer Bojo” dalam Wisuda XI Tanri Abeng University. Momen tersebut menjadi semakin istimewa karena sang pasangan, Gegot Dwi Handoko, resmi meraih gelar Magister Administrasi Bisnis.
JAKARTA — Suasana khidmat Wisuda XI Tanri Abeng University (TAU), Sabtu (15/8/2026), mendadak berubah meriah ketika penyanyi dangdut Rani Zamala naik ke atas panggung.
Rani, yang dikenal luas sebagai Rani DA3, tampil menghibur para wisudawan, keluarga, dosen, serta tamu undangan yang hadir. Dia tampil membawakan dua lagu dangdut populer, “Kopi Dangdut” dan “Pamer Bojo”.

Penampilan Rani menjadi salah satu momen yang menarik perhatian dalam rangkaian wisuda tersebut. Apalagi, kehadirannya di acara tersebut bukan sekadar sebagai penyanyi yang menghibur para tamu. Rani juga merupakan bagian dari keluarga besar Tanri Abeng University. Saat ini, ia tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi TAU.
Yang membuat kehadiran Rani semakin istimewa, pada hari yang sama ia juga turut merayakan pencapaian akademik sang pasangan, Gegot Dwi Handoko, S.Ikom., M.A.B., yang resmi menyelesaikan pendidikan Magister Administrasi Bisnis di Tanri Abeng University.

Rani membuka penampilannya dengan lagu “Kopi Dangdut”. Lagu tersebut sontak mengubah suasana formal wisuda menjadi lebih santai dan hangat. Para wisudawan dan tamu undangan tampak menikmati penampilan Rani yang membawakan lagu dengan karakter vokalnya yang khas. Suasana semakin menarik ketika Rani melanjutkan penampilannya dengan lagu “Pamer Bojo”.
Pilihan lagu tersebut seolah memiliki cerita tersendiri. Pamer bojo dalam bahasa Jawa berarti “memamerkan pasangan”. Dan pada hari itu, Rani memang hadir di tengah momen penting sang pasangan yang baru saja menyelesaikan pendidikan magisternya. Momen tersebut menjadi salah satu sisi human interest dalam Wisuda XI TAU.
Melalui akun Instagramnya, Rani juga menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya dapat menjadi bagian dari momen tersebut. “A day filled with gratitude, pride, and beautiful milestones,” tulis Rani dalam unggahannya.
Rani juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas pencapaian mereka. Secara khusus, ia memberikan ucapan selamat kepada Gegot. “Selamat juga untuk Masku. Gegot Dwi Handoko S.Ikom., M.A.B. Sehat dan sukses selalu ya Mas,” tulis Rani.
Unggahan tersebut sekaligus memperlihatkan kebahagiaan Rani dalam mendampingi Gegot pada salah satu pencapaian penting dalam perjalanan akademiknya.
Dari D’Academy ke Dunia Akademik
Rani Zamala bukan nama baru di panggung dangdut Indonesia. Pemilik nama asli Nurafni tersebut mulai dikenal luas setelah mengikuti ajang D’Academy 3 pada 2016. Dalam kompetisi tersebut, Rani berhasil melaju hingga empat besar dan menempati posisi juara keempat.
Perjalanan Rani kemudian berlanjut ke panggung yang lebih luas. Dalam D’Academy Asia 2, Rani berhasil menembus babak Grand Final dan akhirnya menjadi runner-up, di bawah Weni yang keluar sebagai juara. Prestasi tersebut membuat Rani menjadi salah satu penyanyi jebolan ajang pencarian bakat dangdut yang memiliki perjalanan cukup panjang di dunia hiburan.
Namun, perjalanan Rani tidak berhenti di atas panggung. Di tengah aktivitasnya sebagai penyanyi, Rani memilih melanjutkan pendidikan tinggi dan kini menjadi mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University. Pilihan tersebut menjadi menarik karena bidang akademik yang dipelajarinya memiliki keterkaitan erat dengan dunia yang selama ini digelutinya: hiburan, media, panggung, dan komunikasi dengan publik.
Kehadiran Rani dalam Wisuda XI TAU mempertemukan dua sisi kehidupannya sekaligus. Di satu sisi, ia hadir sebagai penyanyi yang menghibur para wisudawan. Di sisi lain, ia merupakan mahasiswa TAU yang menjadi bagian dari lingkungan akademik kampus. Perpaduan antara suasana akademik dan hiburan tersebut membuat rangkaian Wisuda XI TAU terasa semakin berwarna.
Wisuda bukan hanya menjadi perayaan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan, tetapi juga menjadi ruang untuk merayakan perjalanan, perjuangan, dan pencapaian bersama orang-orang terdekat. Bagi Rani, momen itu menjadi lebih personal. Ia datang ke kampus tempat dirinya menempuh pendidikan, tampil di hadapan para wisudawan, sekaligus merayakan keberhasilan sang pasangan.
Dan tentu saja, ada “Pamer Bojo” yang menjadi soundtrack kecil dari momen tersebut. Sebuah lagu yang membuat suasana wisuda Tanri Abeng University semakin meriah (rfa/fra)



